Pembacaan Putusan Terdakwa Penyelundup Manusia "Kapten Bram"


Baa- Kamis, 16 Maret 2017, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Rote Ndao dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa kasus penyelundupan manusia, Abraham Louhenapessy alias Kapten Bram, divonis hukuman (6) enam tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh Majelis Hakim.

Dalam sidang yang diketuai oleh Hiras Sitanggang, SH., MM dan beranggotakan Rosihan Luthfi, SH dan Abdi Rahmansyah, SH., majelis hakim menyatakan Kapten Bram bersalah telah melanggar pasal yang didakwakan terhadapnya, yaitu Pasal 120 ayat 1 Undang Undang No. 6 tentang Keimigrasian tahun 2011 menyangkut penyelundupan manusia.